Hari sabtu dan ahad rumah ku dan kawasan sekitarnya tak ada air...puncanya paip pecah kat presint 19.Kat putrajaya yang paip pecah rumah aku kat bandar baru bangi pun terbabit.Mungkin tekanan air rendah jadi rumah aku tu tinggi sikit kena naik bukit bagai jadi air pun tak leh nak naik.Bila dah tak ada air semua keje terbantut...lalu aku pun lepak lepak jer laa sambil tengok bunga yang aku tanam.
Sambil tu aku lihat juga pada halaman yang ditumbuhi rumput..ada yang bewarna kuning sikit ada yang nampak tanah.ada yang cantik hijaunya..ku renung pada rerumput yang melata tiba tiba rasa malu menjelma dalam diri ku.
Aku malu pada rumput dihalaman..aku malu pada pohon pohon yang melambai..betapa mereka itu redha atas apa yang Allah berikan..hujan ke panas ke tetap setia..zikirnya tak luput...tapi aku?Adakah seredha mereka ?kalau panas mulut ku gatal bercakap adusss panas nyerrr..kalau hujan... mulut ni gatal gak cakap alaaa ujan laaa pulak.kenapa tak leh diam jer.senyum jer..bukan kah Allah yang jadikan kenapa aku banyak sangat komplen nye.
Aku patut belajar dari rumput menerima tanpa protes.Sesungguhnya aku ini lemah tidak berdaya...sesungguhnya aku ini bodoh...apa yang nyata didepan mata tidak kulihat..alam sekeliling bagai guru mengajar aku ..tapi aku lalai..aku pandang bukan dengan hati yang celik.
Aku pandang alam lantas ku pandang diriku...apa yang ada pada alam ada jua pada aku.Maha besar MU..
Nan setitik jadikan laut
Alam terkembang jadikan guru
Dahulukan kepala dari perut
Hindari rugi,raihlah untung
Carilah ilmu keempat penjuru.
Ku mohon keampunan dan keredhaan Mu ya Allah...
Tiada ulasan:
Catat Ulasan