Isnin, 23 Jun 2008

KIsah sibuta dengan gajah

Satu cerita dahulu kala kisah tujuh orang buta ingin mengenal apa itu gajah.Maka dibawalah oleh orang kesebuah zoo,disana tujuh orang buta itu dipertemukan dengan gajah..,ada yang memegang ekor gajah maka dikatanya "Oooohh gajah ni kurus cikeding jer".Lantas sibuta yang kedua yang memegang perut gajah berkata"Ada ke macam tu..,gajah ni macam dinding keras dan sekata jer",disahut oleh orang buta yang ketiga "Isshhh ada ke aku rasa macam dulang jer leper dan lebar "memangla sebab dia memegang telinga gajah.Sibuta yang keempat berkata "Aku rasa gajah ni banyak otot dan bentuknya panjang"mana tidaknya sebab dia sedang memegang belalai gajah.Dibalas oleh sibuta yang kelima"Aku rasa macam tiang jer"sebab dia sedang memegang kaki gajah.Disambut oleh dua orang sibuta "Yer...la macam tiang.."sebab dua orang lagi itu pun memegang kaki gajah.

Maka masing masing mengatakan mereka yang betul dan saling menyalahkan orang lain..sebenarnya semuanya pun betul tetapi masing masing menggambil contoh dari sebahagian badan gajah,bukan keseluruhan gajah.

Begitu juga dalam mempelajari ilmu,jangan mudah menyalahkan orang lain.Jangan mudah mengatakan apa yang orang lain belajar itu salah...atau sesat sebab mereka yang berkata itu tidak tahu apa yang orang lain belajar,jangan mudah menuduh kalau tidak masuk atau belajar didalam pengajian itu sendiri.Apa mereka (yang menuduh itu)sudah yakin benarkah mereka itu tidak sesat tidak salah?

Orang sekarang mudah menuduh orang dahulu sesat sedangkan mereka tidak tahu apa sebenarnya yang ada disebalik perbuatan itu.Contohnya mandi bunga ada yang mengatakan syirik percaya pada bunga.Tetapi tahu kah mereka warna yang ada pada bunga bunga itu sebenarnya mengeluarkan tenaga yang boleh menambah serikan seseorang yang menggunakannya.Zaman sekarang tahap warna pun boleh dikira tenaganya ,ada alatnya.Tetapi jangan lupa tenaga,warna dan bunga itu siapa yang punya..Semuanya kembali pada yang Satu.

Begitu juga untung baik dan untung jahat,sebenarnya apa yang berlaku walau jahat atau baik semuanya untung,sebab sesuatu terjadi ada sebab musababnya.

Itu sebabnya orang dulu kalau jatuh mereka akan kata "untung aku jatuh kat sini kalau aku jatuh kat tempat ramai orang tentu aku malu".jatuh pun untung gak.

Tiada ulasan: